Kubilai Khan: Pendiri Dinasti Yuan di Tiongkok

Kubilai Khan: Pendiri Dinasti Yuan di Tiongkok

Kubilai Khan adalah Khagan (Khan Agung) kelima dari Kekaisaran Mongol dan pendiri Dinasti Yuan di Tiongkok. Ia lahir pada tahun 1215 sebagai cucu Jenghis Khan dan putra Tolui, salah satu putra Jenghis Khan.

Dia memainkan peran penting dalam memperluas Kekaisaran Mongol dan mengkonsolidasikan kekuasaannya. Setelah kematian saudaranya Möngke Khan pada tahun 1259, Kubilai Khan muncul sebagai pesaing takhta. Dia akhirnya menjadi Khan Agung pada tahun 1260 setelah mengalahkan saingannya dalam perang saudara.

Di bawah kepemimpinannya, bangsa Mongol menyelesaikan penaklukan Tiongkok yang telah dimulai oleh kakeknya, Genghis Khan.

 

Kubilai Khan: Pendiri Dinasti Yuan di Tiongkok

Pada tahun 1271, Ia mendirikan Dinasti Yuan, menjadikan dirinya kaisar pertama Tiongkok. Dia memindahkan ibu kota dari Karakorum ke Dadu (sekarang Beijing) dan menerapkan berbagai reformasi untuk mengatur kekaisaran yang luas.

 

Pemerintahan Kubilai Khan

 

Pemerintahan Kubilai Khan di Tiongkok ditandai dengan kebijakan asimilasi budaya. Dia mengadopsi banyak kebiasaan dan praktik Tiongkok, termasuk penggunaan birokrasi Tiongkok dan Konfusianisme sebagai ideologi negara. Namun, ia juga mempertahankan tradisi Mongol dan mengizinkan kelompok etnis lain mempertahankan adat istiadat mereka sendiri.

Pada masa pemerintahannya, Ia memperluas pengaruh kekaisarannya ke luar Tiongkok. Dia melancarkan kampanye militer terhadap wilayah tetangga, termasuk Vietnam, Myanmar, dan Korea. Namun, upayanya untuk menyerang Jepang, yang dikenal sebagai invasi Mongol ke Jepang, tidak berhasil.

Dia juga merupakan pelindung seni dan mempromosikan pertukaran budaya. Ia menyambut para pelancong dan cendekiawan asing ke istananya, termasuk penjelajah Venesia terkenal Marco Polo, yang menjabat sebagai penasihat kaisar.

Kubilai Khan memerintah sampai kematiannya pada tahun 1294. Setelah kematiannya, Dinasti Yuan terus memerintah Tiongkok selama beberapa dekade, namun menghadapi konflik internal dan tekanan eksternal yang semakin meningkat. Akhirnya Dinasti Yuan digulingkan oleh Dinasti Ming pada tahun 1368.

BACA JUGA : Penaklukan Mongol: Kampanye Militer dan Perluasan Kekaisaran

Pemerintahan Kubilai Khan meninggalkan dampak jangka panjang terhadap Tiongkok dan sejarahnya. Kebijakan dan reformasinya membentuk pemerintahan dan budaya Dinasti Yuan, dan upayanya untuk mengintegrasikan berbagai kelompok etnis meletakkan dasar bagi masyarakat multietnis Tiongkok yang berlanjut hingga hari ini.